Fungsi Penghargaan
Ada tiga fungsi penting dari penghargaan yang berperan besar bagi pembentukan tingkah laku yang diharapkan:
- Memperkuat motivasi untuk memacu diri agar mencapai prestasi
- Memberikan tanda bagi seseorang yang memiliki kemampuan lebih
- Bersifat Universal
Hukuman adalah sebuah cara untuk
mengarahkan sebuah tingkah laku agar sesuai dengan tingkah laku yang berlaku
secara umum. Dalam hal ini, hukuman diberikan ketika sebuah tingkah laku yang
tidak diharapkan ditampilkan oleh orang yang bersangkutan atau orang yang
bersangkutan tidak memberikan respon atau tidak menampilkan sebuah tingkah laku
yang diharapkan. Secara umum hukuman dalam hukum adalah sanksi fisik maupun
psikis untuk kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan. Hukuman mengajarkan
tentang apa yang tidak boleh dilakukan.
Dalam menjalankan sebuah organisasi, diperlukan sebah peraturan dan hukuman/sanksi guna melancarkan kinerja dalam organisasi tersebut agar berjalan dengan baik dan dapat lebih mudah tercapai tujuan dari organisasi tersebut. Jika aturan dan hukum dalam suatu organisasi tidak berjalan baik maka akan terjadi konflik kepentingan baik antar individu maupun antar organisasi.
Pada beberapa kondisi tertentu, penggunaan hukuman dapat lebih efektif untuk merubah perilaku pegawai, yaitu dengan mempertimbangkan: Waktu, Intensitas, Jadwal, Klarifikasi, dan Impersonalitas (tidak bersifat pribadi).
Fungsi Hukuman
Ada tiga fungsi penting dari hukuman yang berperan besar bagi pembentukan tingkah laku yang diharapkan:
- Membatasi perilaku. Hukuman menghalangi terjadinya pengulangan tingkah laku yang tidak diharapkan.
- Bersifat mendidik.
- Memperkuat motivasi untuk menghindarkan diri dari tingkah laku yang tidak diharapkan
Jenis-jenis Imbalan
Jenis imbalan menurut Gitosudarmo
(1997:227) Ada 2 yaitu imbalan intrinsik dan imbalan ekstrinsik.
- Imbalan intrinsic adalah imbalan yang berkaitan dengan pekerjaan itu sendiri. Imbalan intrinsik meliputi penyelesaian, pencapaian prestasi, otonomi, dan pertumbuhan pribadi. Imbalan intrinsik ini penting bagi para manajer karena imbalan ini merupakan kunci untuk membuka kekuatan motivasi seseorang sebab motivasi merupakan pekerjaan dari diri sendiri dan merupakan kemauan dari pribadi itu sendiri (Gibson, Ivancevich, dan Donnelly, 1985).
- Imbalan ekstrinsik adalah imbalan yang tidak berkaitan dengan pekerjaan tetapi berasal dari pekerjaan. Imbalan ekstrinsik ini merupakan ‘pemuas’ yang datang dari lingkungan luar dimana kita kerja atau tinggal. Imbalan ekstrinsik meliputi imbalan finansial, jaminan sosial, pembagian keuntungan, pengakuan, promosi, supervisi, persahabatan, dan perbedaan kompensasi (Anonimous, 2002).
Jenis-jenis Hukuman
Hukuman didefinisikan sebagai
sesuatu yang membuat suatu perilaku berkurang frekuensinya. Ada dua jenis
hukuman, yaitu :
- Hukuman positif merupakan jenis hukuman yang memberikan sesuatu yang tidak menyenangkan. Contohnya adalah memberikan sengatan listrik pada tikus jika memasuki atau melakukan sesuatu yang tidak diperbolehkan (memakan hati).
- Hukuman negatif / eliminasi merupakan jenis hukuman yang menghilangkan sesuatu yang menyenangkan. Contohnya adalah pada percobaan tikus yang melakukan sesuatu yang tidak diperbolehkan maka makanan akan dipindahkan atau diambil.
Pentingnya
Penghargaan dan Hukuman dalam Organisasi
Pada
suatu organisasi sangat diperlukan aturan dan hukum serta penghargaan dimana
penghargaan
dalam suatu organisasi itu penting karena kita memang
menghargai mereka yang sudah berupaya mengubah cara kerja mereka. Penghargaan
juga memperlihatkan bahwa kita menganggap penting budaya tersebut. Pesan-pesan
pentingnya sebuah budaya harus kita sampaikan terus menerus. Pesan dengan
menyampaikan di dalam pertemuan atau setiap pagi sebelum memulai kegiatan memang
efektif tetapi lebih efektif jika kita memberikan pesan secara tidak langsung.
Penghargaan juga akan memicu orang-orang untuk melakukan yang terbaik.
Sebaiknya penghargaan bukan untuk mereka yang paling di dalam bidangnya
melainkan berikan target dan berikan penghargaan buat mereka yang melampui
target yang ada. Penghargaan juga berfungsi untuk memperlihatkan bahwa kita
sebagai atasan menghargai kinerja mereka yang sesuai dengan aturan yang
berlaku. Sedangkan
aturan dan hukum berfungsi sebagai suatu alat pengendali agar suatu
kinerja dalam suatu organisasi tersebut dapat berjalan dengan baik. Jika suatu
organisasi aturan dan hukum tidak diterapkan maka suatu organisasi tersebut
tidak akan berjalan dengan baik dan akan menimbulkan konflik kepentingan baik
antar individu ataupun antar organisasi. Untuk mengefektifkan peraturan
tersebut butuh kesadaran untuk mematuhi peraturan yang sudah diterapkan dalam
sebuah organisasi tersebut, maka dibuatlah hukum agar kita mematuhi hukum
tersebut. Hukum tersebut juga berlaku dalam bersosialisasi contohnya dalam
berorganisasi. Pentingnya hukum dalam organisasi agar pelaku dalam organisasi
tersebut untuk merubah perilaku pegawai, yaitu dengan mempertimbangkan: Waktu,
Intensitas, Jadwal, Klarifikasi, dan Impersonalitas (tidak bersifat pribadi).
Implikasi
Hukuman dan Penghargaan pada Perusahaan
Dalam
lingkungan perusahaan aturan yang berlaku pada setiap elemen yang berada dalam
suatu perusahaan atau organisasi memiliki tanggung jawab yang sama atas
tugasnya masing-masing. Seperti halnya pegawai dan manajer, pegawai bertanggung
jawab atas tugasnya sebagai oprasional dalam suatu perusahaan. Dan manajer
bertanggung jawab sebagai pengendali operasional, dengan tingkat propesional
tertentu yang telah memiliki tugasnya masing-masing, tanpa harus mencampuri
tugas dari pegawai sebagai operasional.
Dengan hal
itu berdirinya suatu perusahaan tidak lepas dari pemikiran para pendiri
perusahaan yang telah mengetahui kekurangan dan kelebihan perusahaannya,
pemimpin perusahaan harus bisa memanage pegawainya dengan aturan yang diberlakukan.
Karenanya pemimpin perusahaan harus memiliki konsep untuk memberikan
penghargaan maupun hukuman kepada anggotanya. Dimana penghargaan tersebut
dimaksudkan untuk memberikan motivasi kepada pegawainya dengan sama rata, dan
hukuman diberikan dengan maksud untuk memberikan perhatian kepada pegawainya
agar bekerja secara aktif dan profesional.
Namun pada
prakteknya, para pemimpin perusahaan tidak terlalu mengertikan pegawainya
bekerja sesuai waktu dan komposisinya. Kasus seperti inilah yang sekarang
sering terjadi dalam lingkungan perusahaan, yang membuat anggota perusahaan
tersebut mengambil resiko keluar dari aturan perusahaan tanpa memikirkan
hukuman yang akan menimpanya.
Sumber:
https://evulee.wordpress.com/2011/01/09/pentingnya-tentang-hukuman-dan-penghargaan-dalam-organisasi/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar