Arithmatic and Logic Unit (ALU), adalah
salah satu bagian/komponen dalam sistem di dalam sistem komputer
berfungsi melakukan operasi/perhitungan aritmatika dan logika (seperti
penjumlahan, pengurangan dan beberapa logika lain), AlU bekerja besama-sama
memori. Dimana hasil dari perhitungan di dalam ALU di simpan ke dalam memori.
Perhitungan dalam ALU menggunakan kode biner, yang merepresentasikan
instruksi yang akan dieksekusi (opcode) dan data yang diolah (operand).
ALU biasanya menggunakan sistem bilangan binertwo's complement.
ALU mendapat data dari register. Kemudian data tersebut diproses dan hasilnya
akan disimpan dalam register tersendiri yaitu ALU output register, sebelum
disimpan dalam memori.
Pada saat sekarang ini sebuah chip/IC dapat mempunyai beberapa ALU
sekaligus yang memungkinkan untuk melakukan kalkulasi secara paralel. Salah
satu chip ALU yang sederhana (terdiri dari 1 buah ALU) adalah IC
74LS382/HC382ALU (TTL). IC ini terdiri dari 20 kaki dan beroperasi dengan 4x2
pin data input (pinA dan pinB) dengan 4 pin keluaran (pinF).
ARITMATIKA
Aritmetika atau
arithmetics (dari Yunani kata αριθμός = jumlah) adalah yang tertua dan paling
dasar matematika cabang, yang digunakan oleh hampir semua orang, untuk mulai
dari yang sederhana tugas-tugas sehari-hari menghitung untuk maju ilmu
pengetahuan dan bisnis perhitungan, seperti penambahan, pengurangan, perkalian
dan pembagian. Dalam penggunaan umum, kata ini merujuk ke cabang (atau
pendahulu) matematika yang mencatat sifat-sifat dasar tertentu operasi pada
nomor. Profesional ahli matematika kadang-kadang menggunakan istilah (lebih
tinggi) aritmetika ketika mengacu pada teori bilangan, tetapi ini tidak boleh
dikacaukan dengan aritmatika dasar.
2. Integer Representation
Semua bilangan dapat
direprensentasikan dengan hanya menggunakan bilangan 0 dan 1. Untuk keperluan
penyimpanan dan pengolahan komputer, kita tidak perlu menggunakan tanda minus
dan titik, hanya bilangan biner yang dapat merepresentasikan bilangan.
A. Representasi Nilai Tanda
- Penggunaan unsigned integer tidak cukup untuk merepresentasikan bilangan integer negatif dan juga bilangan positif integer, karena itu terdapat beberapa konvensi lainnya meliputi perlakuan terhadap bit yang paling berarti (paling kiri) di dalam word sebagai bit tanda.
- Apabila bit paling kiri sama dengan nol maka suatu bilangan adalah positif. Sedangkan bit paling kiri sama dengan 1, maka bilangan bernilai negatif
Misalnya :
+18 = 00010010
-18 = 10010010 (sign magnitude/nilai-tanda)
Kekurangan Representasi Nilai- Tanda
Kekurangan Representasi Nilai- Tanda
Penambahan dan pengurangan memerlukan pertimbangan baik tanda bilangan
maupun nilai relatifnya agar dapat berjalan pada operasi yang diperlukan
Terdapat dua representasi bilangan 0 :
+010 = 00000000
-010 = 10000000 (sign-magnitude)
Hal ini tidak sesuai untuk digunakan, karena akan menyulitkan pemeriksaan bilangan 0.
+010 = 00000000
-010 = 10000000 (sign-magnitude)
Hal ini tidak sesuai untuk digunakan, karena akan menyulitkan pemeriksaan bilangan 0.
3. Integer Arithmatuc
Bagian ini akan membahas
fungsi-fungsi aritmatik bilangan dalam representasi komplemen dua.A.Negasi pada
notasi komplemen dua,pengurangan sebuah bilangan integer dapat dibentuk dengan
mengunakan aturan berikut:Anggaplah komplemen boolean seluruh bit bilangan
integer (termasuk bittanda).Perlakukan hasilnya sebagai sebuah unsigned binary integer,tambahkan1.misalnya:18=00010010 (komplemen dua). b.Representasi
Integer Positif,negatif,dan bilangan 0.
• Bila
sebuah bilangan integer positif dan negatif yang samadirepresentasikan (sign –
magnitude),maka harus ada representasi bilangan positif dan negatif yang
tidak sama.
• Bila hanya
terdapat sebuah representasi bilangan 0 (komplemendua),maka harus ada
representasi bilangan positif dan negatif yang tidak sama.
• Pada kasus
komplemen dua,terdapat representasi bilangan n-bit untuk -2n,tapi tidak
terdapat untuk 2n.
4. Floating Point Representation
- Menyatakan suatu bilangan yang sangat besar/sangat
kecil dengan menggeser titik desimal secara dinamis ke tempat yang sesuai dan
menggunakan eksponen 10 untuk menjaga titik desimal itu.
- Sehingga range bilangan yang sangat besar dan sangat kecil untuk direpresentasikan hanya dengan beberapa digit saja.
- Dinyatakan dengan notasi ? a = (m,e) , dimana :
a= m x re r = radiks
m = mantissa
e = eksponen
Contoh : Tunjukkan bilangan-bilangan berikut ini dalam notasi floating point.
a. (45.382)10? 0.45382 x 102 = (0.45382,2)
b. (-21,35)8 ? -2135,0 x 8-2 = (-2135.0,-2)
- Sehingga range bilangan yang sangat besar dan sangat kecil untuk direpresentasikan hanya dengan beberapa digit saja.
- Dinyatakan dengan notasi ? a = (m,e) , dimana :
a= m x re r = radiks
m = mantissa
e = eksponen
Contoh : Tunjukkan bilangan-bilangan berikut ini dalam notasi floating point.
a. (45.382)10? 0.45382 x 102 = (0.45382,2)
b. (-21,35)8 ? -2135,0 x 8-2 = (-2135.0,-2)
5. Floating Point Arithmetic
- Penambahan
0,63524 x
103
0,63215 x 103 +
1,26739 x 103 ? 0,126739 x 104
- Pengurangan
0,63215 x 103 +
1,26739 x 103 ? 0,126739 x 104
- Pengurangan
0,63524 x
103
0,63215 x 103 ?
0,00309 x 103? 0,309 x 101
- 0,10100 x 22 ? 0,01010 x 23
0,11000 x 23 ? 0,11000 x 23 +
1,00010 x 23 ? 0,10001 x 24
0,63215 x 103 ?
0,00309 x 103? 0,309 x 101
- 0,10100 x 22 ? 0,01010 x 23
0,11000 x 23 ? 0,11000 x 23 +
1,00010 x 23 ? 0,10001 x 24
- Perkalian
(0,253 x 102) x (0,124 x 103) = (0,253) x (0,124) x 102+3
= 0,031 x 105 ? 0,31 x 104
normalize
- Pembagian 0,253 x 102 = 0,253 x 102-3
0,124 x 103 0,124
= 2,040 x 10-1 ? 0,204 x 100
overflow
Kesimpulan:
Arithmatic
and Logic Unit (ALU), adalah satu bagian dalam sistem komputer yang berfungsi
untuk melakukan perhitungan aritmatika dan logika. ALU bekerja bersama memori,
dimana hasil perhitungan dalam ALU disimpan ke dalam memori.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar