MEMBENTUK
MANUSIA BUDAYA
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG
Berbicara tetang
kebudayaan sangat erat kaitannya dengan pembentukan kepribadian seseorang.
Budaya dan manusia bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat di pisahkan.
Dimana budaya yang baik selalu mempengaruhi pribadi yang baik, kemudian pula
sebaliknya budaya yang buruk selalu mempengaruhi pribadi yang buruk.
Kebudayaan
sangat erat hubunganya dengan masyarakat. Manusia sebagai makhluk individu
mempunyai sifat-sifat individu khas yang berbeda dengan lainnya. Manusia sebagai
makhluk sosial, artinya manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain.
Setiap manusia normal memerlukan orang lain dan hidup bersama-sama dengan orang
lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kebudayaan
adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem
ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan
sehari-hari kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan
adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya,
berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola
perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan
lain-lain, yang kesemuanya di tunjukan untuk membantu manusia dalam
melangsungkan kehidupan bermasyarakat. Lalu jika demikian apa hubungan antara
budaya dengan manusia?, mengapa manusia harus dikaitkan dengan budaya?, jika
manusia harus selalu dikaitkan dengan budaya maka bagaimana cara kita untuk
membentuk manusia budaya?
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa hubungan antara
manusia dengan budaya?
2. Mengapa manusia
harus mempelajari budaya?
3. Bagaimana cara
membentuk individu yang erat kaitannya dengan budaya?
C. TUJUAN
1. Mengetahui hubungan
antara kebudayaan dan manusia
2. Memahami pengaruh budaya dengan kehidupan manusia
2. Memahami pengaruh budaya dengan kehidupan manusia
PEMBAHASAN
A. HUBUNGAN ANTARA
MANUSIA DAN BUDAYA
Kebudayaan sangat erat kaitannya
dengan Masyarakat. Melville J.Herskovits
dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam
masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masayarakat itu
sendiri. Kebudayaan bahkan bukan hanya merupakan kekuatan dari luar diri
manusia tetapi bisa tertanam dalam kepribadian individu. Dengan demikian
kebudayaan merupakan kekuatan pembentuk pola sikap dan perilaku manusia dari
luar dan dari dalam. Unsur npaling sentral dalam suatu kebudayaan adalah
nilai-nilai yang merupakan suatu konsepsi tentang apa yang benar atau salah
(nilai moral), baik atau buruk (nilai etika), serta indah atau jelek (nilai
estetika). Dari sistem inilah kemudian tumbuh norma yang merupakan patokan atau
rambu-rambu yang mengatur perilaku manusia di dalam masyarakat.
B. MENGAPA MANUSIA HARUS MEMPELAJARI BUDAYA
Manusia dan kebudayaan merupakan
salah satu ikatan yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia
sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka
sendiri dan melestarikannya secara turun temurun. Budaya tercipta dari kegiatan
sehari-hari dan juga dari kejadian-kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha
Kuasa. Secara sederhana hubungan antara manusia dengan kebudayaan ketika
manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan tersebut merupakan obyek
yang dilaksanakan oleh manusia sehari-hari. Walaupun kebudayaan dan manusia
berbeda tetapi merupakan satu kesatuan yang butuh, ketika manusia menciptakan
kebudayaan, dan kebudayaan itu tercipta oleh manusia. Tanpa budaya manusia
tidak memiliki identitas dirinya, tidak memiliki jati diri, lalu mengapa budaya
membutuhkan manusia?
Manusia
adalah makhluk sosial, intinya manusia akan mensosialisasikan budayanya baik
sengaja ataupun tidak, begitu juga dengan budaya yang dibawa oleh manusia.
Budaya itu akan terus di sosialisasikan bahkan bukan hanya di dalam negri tapi
di luar negri juga.
C. CARA MEMBENTUK INDIVIDU YANG ERAT KAITANNYA
DENGAN BUDAYA
Untuk membentuk manusia yang
berkaitan dengan budaya dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :
1. Culture Experience
Merupakan pelestarian
budaya yang dilakukan dengan cara terjun langsung ke dalam sebuah pengalaman
kultural. Contohnya, jika kebudayaan tersebut berbentuk tarian, maka masyarakat dianjurkan untuk belajar dan
berlatih dalam menguasai tarian tersebut. Dengan demikian budaya tersebut tidak
akan hilang sampai ke turunan berikutnya, karna akan selalu diingat/di pelajari
oleh tiap turunan.
2. Culture Knowledge
Merupakan pelstarian
budaya yang dilakukan dengan cara membuat suatu pusat informasi mengenai
kebudayaan yang dapat di fungsionalisasi kedalam banyak bentuk. Tujuannya
adalah untuk edukasi ataupun untuk kepentingan pengembangan kebudayaan itu sendiri
dan potensi keparawisataan daerah. Dengan demikian para generasi muda dapat
mengetahui tentang kebudayaan sendiri.
KESIMPULAN
Intinya manusia
membutuhkan budaya sebagai identitas dirinya dan budaya membutuhkan manusia
agar budaya itu sendiri tidak hilang. Oleh karena itu kita sebagai manusia
haruslah mengingat dan melestarikan setiap kebudayaan yang sudah ada sejak
nenek moyang kita dilahirkan, dan kita turunkan kembali kepada
keturunan-keturunan kita berikutnya. Dengan demikian, kebudayaan tidak akan mudah
punah meskipun kita berada di dunia yang semakin modern karena faktor
globalisasi.
DAFTAR
PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar