PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Hampir
dipastikan sebagian besar orang mengartikan “kebudayaan” sebagian “kesenian”,
meskipun sebenarnya kita semua memahami bahwa kwsenian hanyalah bagian dari
kebudayaan. Hal ini tentulah karena kesenian memiliki bobot besar dalam
kebudayaan, kesenian sarat dengan kadungan nilai-nilai budaya bahkan menjadi
wujud dan ekspresi yang menonjol dari nilai-nilai budaya.
Menurut
Bapak Antropologi Indonesia, Koenjtaraningrat, kebudayaan atau budaya berasal
dari bahasa sansekerta buddayah yaitu
bentuk jamak dari buddhi yang artinya
budi atau akal. Oleh karena itu, kebudayaan adalah keseluruhan system gagasan,
tindakan dan hasil karya manusia dalam karya kehidupan manusia dalam rangka
kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
Pengertian tersebut merujuk pada gagasan J.J Honingmann tentang wujud
kebudayaan ke dalam tiga wujud, yaitu kebudayaan dalam wujud ide, pola tindakan
dan artefak atau benda-benda.
Harus
diakui juga bahwa ancaman globalisasi tak bisa dihindari. Ketahanan budaya ini
tentu harus selalu kita artikan dinamis, dimana unsur-unsur kebudayaan dari
luar ikut memperkokoh unsur-unsur kebudayaan lokal. Untuk itu pada dasarnya
kita berbicara pula mengenai pelestarianya dan pengembanganya secara dinamis
dengan upaya-upaya yang lebih khusus.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana hubungan antara budaya dengan kesenian?
2. Apa upaya yang dilakukan untuk melestarikan
budaya?
3. Bagaimana pengaruh positif budaya asing terhadap
budaya lokal?
4. Bagaimana pengaruh negatif budaya asing terhadap
budaya lokal?
C.TUJUAN
1. Mampu meningkatkan kesadaran masyarakat secara
luas, agar ikut berkontribusi dalam pelestarian budaya dan kesenian
2. Dapat lebih menyadari pentingnya menjaga
kebudayaan bangsa karena kebudayaan sangat berperan penting dalam kemajuan
bangsa
PEMBAHASAN
A. HUBUNGAN ANTARA BUDAYA DAN KESENIAN
Menurut
Kuncoroningrat, kesenian adalah salah satu dari 7 unsur kebudayaan, semua
bangsa yang berbudaya pastinya memiliki kesenian. Kesenian tidak yang hanya
berhubungan dengan lukisan, tari, nyanyi namun segala unsur yang bersangkut
dengan estetika, nilai dan rasa keindahan jadi, sudah pasti bangsa yang
berbudaya adalah bangsa yang memiliki kesenian di dalamnya.
Berdasarkan
wujud kebudayaan, kebudayaan terbagi atas komponen peralatan dan perlengkapan
hidup, sistem mata pencaharian hidup, sistem kekerabatan dan organisasi sosial,
bahasa, kesenian, sistem kepercayaan, sistem ilmu pengetahuan. Melihat
komponen-komponen tersebut dapat disimpulkan bahwa kesenian merupakan hasil
dari kebudayaan yang mana kesenian merupakan komponen utama kebudayaan.
B. UPAYA MELESTARIKAN BUDAYA
Kontribusi
adalah segala bentuk tindakan dan pemikiran yang bertujuan untuk mewujudkan
sebuah cita-cita bersama.Untuk mencegah pengaruh yang buruk, dan upaya
melestarikan dan mempersatukan budaya perlu adanya kontribusi dari semua pihak.
Kontribusi
pemerintah dan masyarakat merupakan wujud dari sebuah pengabdian dalam
mewujudkan tujuan cita-cita bangsa dalam membesarkan negara, salah satunya
yaitu melestarikan budaya. Langkah-langkahnya yaitu mempublikasikan kebudayaan
kepada dunia, memberikan perhatian yang penuh terhadap kebudayaan, memberi
kesempatan setiap daerah dalam melestarikan budaya, menjaga kebudayaan dengan
menciptakan stabilitas negara yang aman dan kondusif, menciptakan perekonomian
yang stabil sehingga parawisata yang behubungan dengan pelestarian budaya ikut
berkembang dengan baik.
C.PENGARUH POSITIF BUDAYA ASING DALAM BUDAYA LOKAL
Dengan
perubahan budaya lokal kita yang disebabkan pengaruh budaya asing kita dapat
mengambil sisi positif yang bermanfaat, contohnya seni di negara Indonesia ini
dapat bertambah, sebagai contoh seperti model pakaian, ilmu pengetahuan dan
teknologinya sehingga dapat membantu kita dalam mengembangkan dan melestarikan
budaya kita yang sudah tertinggal ini. Karena dengan melihat ke budaya luar,
kita dapat mencari inspirasi untuk mengembangkan budaya lokal kita agar lebih
bervariasi lagi.
D. PENGARUH NEGATIF BUDAYA ASING DALAM BUDAYA LOKAL
Perkembangan
pesat era globalisasi saat ini, semakin menekan proses akulturasi budaya,
terutama pengaruh budaya barat. Tidak semua budaya barat pantas dan layak di
terapkan di Indonesia, contohnya gaya hidup mewah dan gaya berpakaian.
Orang-orang di negara
barat telah terbiasa dengan gaya hidup mewah. Mereka sering menghabiskan uang
bahkan untuk hal yang tidak penting sekaligus. Misalnya mengoleksi
barang-barang mewah yang dilakukan artis hollywood, traveling, dan membeli
barang-barang bermerek. Serta yang lebih memprihatinkan lagi adalah cara
berpakaian, cara berpakaian orang barat dengan orang timur sangat berbeda. Kini
dampaknya banyak remaja di Indonesia bergaya dan berpakaian seperti orang
barat.
KESIMPULAN
kesenian adalah salah
satu dari 7 unsur kebudayaan, semua bangsa yang berbudaya pastinya memiliki
kesenian. Kesenian tidak yang hanya berhubungan dengan lukisan, tari, nyanyi namun
segala unsur yang bersangkut dengan estetika, nilai dan rasa keindahan jadi,
sudah pasti bangsa yang berbudaya adalah bangsa yang memiliki kesenian di
dalamnya. Kesenian merupakan hasil dari kebudayaan yang mana kesenian merupakan
komponen utama kebudayaan.
Untuk mencegah pengaruh yang buruk, dan upaya
melestarikan dan mempersatukan budaya perlu adanya kontribusi dari semua pihak.
Langkah-langkahnya yaitu mempublikasikan kebudayaan kepada dunia, memberikan
perhatian yang penuh terhadap kebudayaan, memberi kesempatan setiap daerah
dalam melestarikan budaya, menjaga kebudayaan dengan menciptakan stabilitas
negara yang aman dan kondusif, menciptakan perekonomian yang stabil sehingga
parawisata yang behubungan dengan pelestarian budaya ikut berkembang dengan
baik.
DAFTAR
PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar