Senin, 07 April 2014

KONTRIBUSI BUDAYA LOKAL PADA SENI BUDAYA INDONESIA


PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
            Hampir dipastikan sebagian besar orang mengartikan “kebudayaan” sebagian “kesenian”, meskipun sebenarnya kita semua memahami bahwa kwsenian hanyalah bagian dari kebudayaan. Hal ini tentulah karena kesenian memiliki bobot besar dalam kebudayaan, kesenian sarat dengan kadungan nilai-nilai budaya bahkan menjadi wujud dan ekspresi yang menonjol dari nilai-nilai budaya.
            Menurut Bapak Antropologi Indonesia, Koenjtaraningrat, kebudayaan atau budaya berasal dari bahasa sansekerta buddayah yaitu bentuk jamak dari buddhi yang artinya budi atau akal. Oleh karena itu, kebudayaan adalah keseluruhan system gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam karya kehidupan manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Pengertian tersebut merujuk pada gagasan J.J Honingmann tentang wujud kebudayaan ke dalam tiga wujud, yaitu kebudayaan dalam wujud ide, pola tindakan dan artefak atau benda-benda.
            Harus diakui juga bahwa ancaman globalisasi tak bisa dihindari. Ketahanan budaya ini tentu harus selalu kita artikan dinamis, dimana unsur-unsur kebudayaan dari luar ikut memperkokoh unsur-unsur kebudayaan lokal. Untuk itu pada dasarnya kita berbicara pula mengenai pelestarianya dan pengembanganya secara dinamis dengan upaya-upaya yang lebih khusus.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana hubungan antara budaya dengan kesenian?
2. Apa upaya yang dilakukan untuk melestarikan budaya?
3. Bagaimana pengaruh positif budaya asing terhadap budaya lokal?
4. Bagaimana pengaruh negatif budaya asing terhadap budaya lokal?

C.TUJUAN
1. Mampu meningkatkan kesadaran masyarakat secara luas, agar ikut berkontribusi dalam pelestarian budaya dan kesenian
2. Dapat lebih menyadari pentingnya menjaga kebudayaan bangsa karena kebudayaan sangat berperan penting dalam kemajuan bangsa

PEMBAHASAN

A. HUBUNGAN ANTARA BUDAYA DAN KESENIAN
            Menurut Kuncoroningrat, kesenian adalah salah satu dari 7 unsur kebudayaan, semua bangsa yang berbudaya pastinya memiliki kesenian. Kesenian tidak yang hanya berhubungan dengan lukisan, tari, nyanyi namun segala unsur yang bersangkut dengan estetika, nilai dan rasa keindahan jadi, sudah pasti bangsa yang berbudaya adalah bangsa yang memiliki kesenian di dalamnya.
            Berdasarkan wujud kebudayaan, kebudayaan terbagi atas komponen peralatan dan perlengkapan hidup, sistem mata pencaharian hidup, sistem kekerabatan dan organisasi sosial, bahasa, kesenian, sistem kepercayaan, sistem ilmu pengetahuan. Melihat komponen-komponen tersebut dapat disimpulkan bahwa kesenian merupakan hasil dari kebudayaan yang mana kesenian merupakan komponen utama kebudayaan.

B. UPAYA MELESTARIKAN BUDAYA
            Kontribusi adalah segala bentuk tindakan dan pemikiran yang bertujuan untuk mewujudkan sebuah cita-cita bersama.Untuk mencegah pengaruh yang buruk, dan upaya melestarikan dan mempersatukan budaya perlu adanya kontribusi dari semua pihak.
            Kontribusi pemerintah dan masyarakat merupakan wujud dari sebuah pengabdian dalam mewujudkan tujuan cita-cita bangsa dalam membesarkan negara, salah satunya yaitu melestarikan budaya. Langkah-langkahnya yaitu mempublikasikan kebudayaan kepada dunia, memberikan perhatian yang penuh terhadap kebudayaan, memberi kesempatan setiap daerah dalam melestarikan budaya, menjaga kebudayaan dengan menciptakan stabilitas negara yang aman dan kondusif, menciptakan perekonomian yang stabil sehingga parawisata yang behubungan dengan pelestarian budaya ikut berkembang dengan baik.

C.PENGARUH POSITIF BUDAYA ASING DALAM BUDAYA LOKAL
            Dengan perubahan budaya lokal kita yang disebabkan pengaruh budaya asing kita dapat mengambil sisi positif yang bermanfaat, contohnya seni di negara Indonesia ini dapat bertambah, sebagai contoh seperti model pakaian, ilmu pengetahuan dan teknologinya sehingga dapat membantu kita dalam mengembangkan dan melestarikan budaya kita yang sudah tertinggal ini. Karena dengan melihat ke budaya luar, kita dapat mencari inspirasi untuk mengembangkan budaya lokal kita agar lebih bervariasi lagi.



D. PENGARUH NEGATIF BUDAYA ASING DALAM BUDAYA LOKAL
            Perkembangan pesat era globalisasi saat ini, semakin menekan proses akulturasi budaya, terutama pengaruh budaya barat. Tidak semua budaya barat pantas dan layak di terapkan di Indonesia, contohnya gaya hidup mewah dan gaya berpakaian.
Orang-orang di negara barat telah terbiasa dengan gaya hidup mewah. Mereka sering menghabiskan uang bahkan untuk hal yang tidak penting sekaligus. Misalnya mengoleksi barang-barang mewah yang dilakukan artis hollywood, traveling, dan membeli barang-barang bermerek. Serta yang lebih memprihatinkan lagi adalah cara berpakaian, cara berpakaian orang barat dengan orang timur sangat berbeda. Kini dampaknya banyak remaja di Indonesia bergaya dan berpakaian seperti orang barat.

















KESIMPULAN

kesenian adalah salah satu dari 7 unsur kebudayaan, semua bangsa yang berbudaya pastinya memiliki kesenian. Kesenian tidak yang hanya berhubungan dengan lukisan, tari, nyanyi namun segala unsur yang bersangkut dengan estetika, nilai dan rasa keindahan jadi, sudah pasti bangsa yang berbudaya adalah bangsa yang memiliki kesenian di dalamnya. Kesenian merupakan hasil dari kebudayaan yang mana kesenian merupakan komponen utama kebudayaan.
Untuk mencegah pengaruh yang buruk, dan upaya melestarikan dan mempersatukan budaya perlu adanya kontribusi dari semua pihak. Langkah-langkahnya yaitu mempublikasikan kebudayaan kepada dunia, memberikan perhatian yang penuh terhadap kebudayaan, memberi kesempatan setiap daerah dalam melestarikan budaya, menjaga kebudayaan dengan menciptakan stabilitas negara yang aman dan kondusif, menciptakan perekonomian yang stabil sehingga parawisata yang behubungan dengan pelestarian budaya ikut berkembang dengan baik.

DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar